Jumat, 20 Juni 2025

Memantapkan Niat dalam Membangun Rumah Tangga

 

Nurrahmad, S.Pd.I Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran dan Calon Pengantin

Bantaran, 20 Juni 2025 — KUA Kecamatan Bantaran kembali melaksanakan pembinaan bagi calon pengantin dalam rangka mempersiapkan mereka membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025, bertempat di Aula KUA Kecamatan Bantaran.

Kali ini, pembinaan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bantaran, Nurahmad, S.Pd.I., bersama pasangan calon pengantin yang telah dijadwalkan hadir secara khusus.

Dengan tema “Memantapkan Niat dalam Membangun Rumah Tangga”, kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan serius.

Dalam penyampaiannya, Nurahmad, S.Pd.I. menekankan pentingnya niat yang lurus dan tekad yang kuat dalam membangun rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya peristiwa seremonial, melainkan awal dari perjalanan hidup baru yang penuh tanggung jawab. Niat yang benar, didasari keikhlasan dan komitmen untuk bersama-sama membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, akan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga,” ujar beliau.

Pendampingan dilakukan dengan pendekatan personal, memberikan ruang kepada calon pengantin untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan serta harapan mereka terkait kehidupan pernikahan yang akan dijalani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap calon pengantin dapat memperkuat niat dan kesiapan mental-spiritual mereka, sehingga lebih siap dalam menjalani bahtera rumah tangga dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran


Kamis, 19 Juni 2025

Penyuluh Agama Islam Berikan Pendampingan Awal bagi Calon Pengantin

Neni Dwi Lestari, S.Pd. melakukan penyuluhan pada calon pengantin yang didampingi-
oleh Muhammad Adlal Waro, S.H. selaku Penghulu KUA Kec. Bantaran

Bantaran, 19 Juni 2025 — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantaran terus aktif memberikan layanan pembinaan bagi masyarakat. Pada Kamis, 19 Juni 2025, bertempat di Aula KUA Kecamatan Bantaran, dilakukan pendampingan dan penyuluhan bagi calon pengantin sebelum mengikuti program Bimbingan Perkawinan (Binwin) resmi.

Pendampingan ini dipandu oleh Neni Dwi Lestari, S.Pd., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantaran, dengan didampingi langsung oleh Penghulu KUA Kec. Bantaran, Muhammad Adlal Waro, S.H. Calon pengantin yang hadir berasal dari Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran.

Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal awal bagi calon pengantin, khususnya terkait kesiapan mental, spiritual, dan akhlak dalam membangun rumah tangga.

Dalam penyampaiannya, Neni Dwi Lestari, S.Pd. menekankan pentingnya niat yang benar dan kesadaran akan tanggung jawab dalam pernikahan.
“Pendampingan ini diharapkan membantu calon pengantin agar lebih siap secara batin sebelum mengikuti program bimbingan perkawinan yang akan memperdalam berbagai aspek kehidupan rumah tangga,” ujar beliau.

Prosesi penyuluhan berlangsung khidmat, yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan singkat yang bersifat personal.

Dengan kegiatan ini, KUA Kecamatan Bantaran berharap para calon pengantin dapat lebih siap dan mantap dalam menghadapi jenjang pernikahan dan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.


 Kontributor – TIM Redaksi KUA Bantaran


 

Akad Nikah Berlangsung Khidmat di KUA Kecamatan Bantaran

Muhammad Adlal Waro, S.H. bersama calon pengantin melangsungkan ijab qobul

 Bantaran, 19 Juni 2025 — Suasana khidmat dan sakral mewarnai prosesi akad nikah yang berlangsung di Aula KUA Kecamatan Bantaran pada Kamis, 19 Juni 2025.

Prosesi ijab kabul dipimpin langsung oleh Muhammad Adlal Waro, S.H., selaku Penghulu Kecamatan Bantaran. Pasangan calon pengantin yang melangsungkan akad berasal dari Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran.

Prosesi diawali dengan penyerahan pasrah wali dari pihak wali mempelai perempuan kepada penghulu. Dengan lantunan lafaz ijab kabul yang tegas dan penuh keyakinan, akad nikah berlangsung lancar dan disaksikan oleh keluarga kedua belah pihak serta para saksi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Adlal Waro, S.H. menyampaikan pesan kepada kedua mempelai agar menjadikan pernikahan sebagai ibadah yang penuh berkah dan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
“Pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, melainkan juga awal dari perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran, saling pengertian, dan niat tulus dalam membangun rumah tangga,” ungkap beliau.

Dengan berakhirnya prosesi akad nikah ini, pasangan pengantin resmi menjadi suami istri dan siap menjalani kehidupan rumah tangga yang baru.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran

Rabu, 18 Juni 2025

Pembinaan & Rapat Koordinasi KUA Bantaran Bahas Pembentukan Desa Cinta Buku Nikah


Plt. Kepala KUA Bantaran bersama Penghulu dan Penyuluh KUA Bantaran

Bantaran — Dalam rangka percepatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pernikahan yang tercatat secara sah di mata hukum dan agama, KUA Kecamatan Bantaran menggelar kegiatan Pembinaan dan Rapat Koordinasi bersama Penghulu dan Penyuluh Agama, Rabu (18/6/2025), bertempat di Aula KUA Kecamatan Bantaran.

Pembina Bapak Fadlur Rahman, S.H. pada penyuluh dan Penghulu


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala KUA Kec. Bantaran, Bapak Fadlur Rahman, S.H, dan dihadiri oleh seluruh Penyuluh Agama serta Penghulu KUA Bantaran.

Dalam rapat tersebut dibahas progres pembentukan program "Desa Cinta Buku Nikah" sebagai salah satu langkah strategis mendorong masyarakat untuk melaksanakan pernikahan yang sah dan tercatat. Program ini mengusung slogan: “Cinta Buku Nikah, Bentuk Cinta Keluarga Berlegalitas.”


Antusiasme Penghulu dan Penyuluh saat Rakor berlangsung

Selain itu, rapat juga memutuskan penunjukan Desa Besuk, Kec. Bantaran sebagai desa percontohan atau sasaran awal program Desa Cinta Buku Nikah. Diharapkan, melalui pembinaan yang berkesinambungan, penyuluh agama di setiap desa dapat turut aktif menggenjot kesadaran pentingnya pernikahan yang tercatat, demi perlindungan hak-hak perempuan, anak, dan ketahanan keluarga.

Plt. Kepala KUA Bantaran dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antara Penghulu dan Penyuluh dalam mendorong masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang sah secara agama dan negara.

"Program ini bukan hanya soal administrasi, tetapi soal perlindungan dan masa depan keluarga. Melalui Desa Cinta Buku Nikah, kita ingin tumbuhkan budaya masyarakat yang peduli akan legalitas pernikahan," ujar beliau.

Rapat berjalan lancar dan menghasilkan beberapa poin tindak lanjut, termasuk rencana pembinaan intensif di desa binaan dan sinergi antar Penyuluh Agama untuk mendukung keberhasilan program.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran

Kamis, 12 Juni 2025

Pernikahan Khidmat di Aula KUA Bantaran, Dua Hati Resmi Bersatu

Serah terima buku nikah oleh PLT Kepala KUA Bantaran kepada mempelai


 Bantaran, 12 Juni 2025 — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaran pada Kamis pagi (12/6), saat Abdul Mu’id, warga Kelurahan Wonoasih Kota Probolinggo, dan Halimatus Sakdiyah, warga Desa Besuk Kecamatan Bantaran, resmi melangsungkan akad nikah.

Pasrah wali oleh Bapak mempelai putri kepada kepala KUA Bantaran


Pernikahan penuh berkah ini berlangsung dengan antusias dan sukacita dari kedua belah pihak keluarga.



 Prosesi ijab kabul dipimpin langsung oleh PLT Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Fadlur Rahman, S.H., setelah sebelumnya wali mempelai putri secara resmi mempasrahkan putrinya.

Kepala KUA Bantaran, bersama mempelai dan para saksi pernikahan


Momen sakral tersebut turut disaksikan oleh keluarga besar kedua mempelai serta para saksi. Hadir pula Penyuluh Fungsional KUA Kec. Bantaran, H. Sutiyono, S.Ag., M.Pd.I., yang mendampingi jalannya prosesi. 



Dengan suasana yang haru namun bahagia, keluarga dan para tamu mendoakan agar pasangan ini senantiasa diberi keberkahan dan dapat membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran

Penguatan Pendampingan Calon Pengantin di KUA Bantaran: Bekal Membangun Keluarga Harmonis


 

Selasa, 10 Juni 2025

Akad Cinta di Bulan Dzulhijjah: Warga Kedungrejo Resmi Menikah Usai Idul Adha

 

Kepala KUA Kec. Bantaran bersama calon pengantin dan keluarga

Bantaran – Selasa, 10 Juni 2025

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaran pada Selasa, 10 Juni 2025. Di hari yang bertepatan dengan bulan Dzulhijjah, pasangan calon pengantin asal Desa Kedungrejo resmi melangsungkan akad nikah selepas berakhirnya libur Idul Adha.

Pernikahan ini menjadi salah satu peristiwa membahagiakan yang dilangsungkan di bulan penuh keberkahan. Dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan para saksi, prosesi akad nikah berjalan dengan lancar dan penuh kekhusyukan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi momen sakral bagi kedua mempelai, namun juga menjadi contoh nyata bahwa pernikahan dapat berlangsung dengan sederhana namun bermakna dalam suasana religius.

Kepala KUA Kec. Bantaran, menerima pasrah wali dari Bapak mempelai Putri

Pernikahan ini dipimpin dan dibimbing langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Bapak Fadlur Rahman, S.H., yang turut menyampaikan nasihat pernikahan serta doa restu bagi kedua mempelai. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan dan nilai spiritual dalam prosesi tersebut.



Prosesi akad berjalan lancar dan penuh khidmat, dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai serta para saksi. Momen ini menandai dibukanya rangkaian pelayanan pernikahan di KUA Bantaran pada pagi ini.

Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai bulan haji dan Idul Adha, yang sarat dengan semangat pengorbanan dan keberkahan. Maka tak heran jika pernikahan ini terasa lebih sakral dan menggugah, menjadi awal yang penuh harapan bagi pasangan pengantin memulai kehidupan rumah tangga.

Penyerahan Buku Nikah oleh Kepala KUA Kec. Bantaran

Semoga pasangan yang menikah senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, dan ketenteraman, seiring dengan semangat bulan Dzulhijjah yang membawa cahaya kebaikan bagi seluruh umat.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran

Selasa, 03 Juni 2025

Pernikahan di KUA Bantaran Berlangsung Khidmat, Wali Nikah dari Surabaya Ikuti Bimbingan Penghulu

Penyerahan buku nikah oleh Bapak Plt. Kepala KUA Bantaran bersama Mempelai



Probolinggo, 3 Juni 2025 — Prosesi akad nikah di Aula Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaran pada Selasa (3/6) berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala KUA Bantaran, Bapak Fadlur Rahman, S.H, yang juga bertindak sebagai penghulu.


Prosesi pasrah nikah dari Bapak mempelai wanita


Keunikan prosesi ini terletak pada wali nikah mempelai putri yang berasal dari Surabaya dan menggunakan Bahasa Jawa tulen dalam menyampaikan maksud pernikahan. Namun, demi kelancaran dan kesesuaian dengan ketentuan syar’i, wali nikah akhirnya mengikuti bimbingan dari Bapak Fadlur Rahman, S.H.


Dengan arahan yang jelas dan sabar dari penghulu, prosesi ijab kabul dapat dilaksanakan dengan tertib dan sah sesuai aturan agama Islam. Bimbingan tersebut memungkinkan wali nikah menyampaikan wewenang dengan tepat dan sesuai tata cara yang berlaku.


"Alhamdulillah, meskipun sempat ada perbedaan bahasa dalam penyampaian awal, wali nikah dapat memahami dan mengikuti arahan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dan pembinaan yang tepat sangat penting dalam pelaksanaan akad nikah," ujar Bapak Fadlur Rahman, S.H. usai acara.


Pernikahan ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara budaya lokal dan tuntunan agama dapat berjalan selaras dalam suasana yang sakral dan penuh makna.


Penulis: Neni D'Lestari – PAI KUA Bantaran