Kamis, 20 November 2025

Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran Laksanakan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan di Rutan Kraksaan

Kepala Rutan Kraksaan bersama Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran

Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi penghuni Lapas/Rutan Kraksaan. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Neni Dwi Lestari, S.Pd., Dechi Handini, S.Pd., Mualiman, S.Pd.I., dan H. Sutiyono, S.Ag., M.Pd.I. selaku Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran. Mereka memberikan materi keagamaan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual serta memperkuat akhlak para warga binaan.

Pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan ini merupakan rangkaian kegiatan lintas sektoral yang terjalin antara Kementerian Agama dan Kejaksaan Kabupaten Probolinggo, sebagai bentuk sinergi dalam pembinaan keagamaan bagi masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 20 November 2025, bertempat di Rutan Kelas II B Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan kondusif dan tertib. Antusiasme para penghuni rutan terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti rangkaian kegiatan serta interaksi yang positif selama bimbingan dan penyuluhan keagamaan berlangsung.

Penulis : Neni D'Lestari_PAI KUA Bantaran

Kamis, 13 November 2025

Cegah Nikah Dini, KUA Bantaran Dorong Remaja Fokus Raih Prestasi !!

Penghulu KUA Bantaran memberikan sosialisasi pencegahan nikah dini dan siri pada siswa siswa SMAN 1 Bantaran

Bantaran, 12 November 2025 – KUA Kecamatan Bantaran kembali melaksanakan giat sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan nikah siri sebagai upaya pengentasan permasalahan sosial di kalangan remaja. Kegiatan ini digelar di SMAN 1 Bantaran, Kamis (12/11/2025).

Kegiatan menghadirkan narasumber Penghulu KUA Bantaran Mohammad Adlal Waro, S.H., PAIF H. Sutiyono, S.Ag., M.Pd., serta Penyuluh Agama Islam Ainur Ridho, S.Pd. Mereka memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya kesiapan mental, fisik, dan sosial dalam menghadapi jenjang pernikahan.

Nampak PAIF KUA Bantaran H, Sutiyono memberikan penguatan pada siswa

Dalam kesempatan tersebut, para narasumber menekankan bahwa pernikahan dini dan nikah siri bukan hanya berisiko pada aspek hukum dan sosial, tetapi juga berdampak pada masa depan pendidikan dan kesejahteraan keluarga. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama sesi tanya jawab.

“Remaja harus memiliki cita-cita dan fokus pada pendidikan terlebih dahulu. Menikah itu bukan perlombaan cepat-cepatan, tapi tentang kesiapan,” ujar H. Sutiyono dalam arahannya.

Giat berlangsung lancar dan penuh semangat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa upaya KUA Bantaran dalam memberikan edukasi tentang pentingnya perencanaan hidup berkeluarga di usia yang matang mendapat respon positif dari kalangan pelajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan KUA Bantaran dalam mendukung Gerakan Pengentasan Pernikahan Dini dan Nikah Siri, sejalan dengan misi Kementerian Agama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka pernikahan di usia anak.


Penulis : Neni D'Lestari_PAI KUA Bantaran