Bantaran (7 Oktober 2025) — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melakukan kegiatan rukyatul kiblat di Masjid Besar Sabilillah Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran. Kegiatan ini menjadi salah satu destinasi pengukuran arah kiblat dalam rangka praktik lapangan mahasiswa falak UIN Walisongo.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran, yakni Ainur Ridho, S.Pd.I., Dechi Handini, S.Pd., Mualiman, S.Pd.I., dan Neni Dwi Lestari, S.Pd., serta Ketua PD IPARI Kabupaten Probolinggo, Suharto, S.HI., M.Pd.I.. Dari pihak mahasiswa, hadir Izudin Fikar, atau yang akrab disapa Zul, sebagai pelaksana pengukuran arah kiblat.
![]() |
| Pengukuran arah kiblat bersama Mahasiswa dan Penyuluh |
Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi mahasiswa falak dalam melakukan pencocokan arah kiblat di beberapa titik, salah satunya di wilayah Kecamatan Bantaran. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat bantu astronomi modern untuk memastikan ketepatan arah kiblat di Masjid Sabilillah.
Giat berjalan lancar dan edukatif. Dalam prosesnya, mahasiswa falak juga menunjukkan cara kerja alat pengukur arah kiblat serta teknik pembacaannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara dunia akademik dan Kementerian Agama dapat terus terjalin, sehingga pemahaman masyarakat tentang arah kiblat yang benar semakin meningkat dan terverifikasi secara ilmiah.
Penulis : Neni D'Lestari_PAI KUA Bantaran
.jpeg)

