BANTARAN, 22 JUNI 2026 – Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima sekaligus proaktif dalam membentengi moralitas remaja di wilayahnya. Pada Senin (22/06/2026), serangkaian kegiatan yang padat namun terukur berhasil dilaksanakan dengan kondusif, mencakup edukasi sekolah, optimalisasi pelayanan internal, hingga koordinasi lintas sektoral.
Berikut adalah tiga pilar gerakan sinergis yang menjadi fokus KUA Kecamatan Bantaran hari ini:
1. Gandeng Sekolah, Cegah Pernikahan Dini dan Nikah Sirri
Mengawali giat hari ini, Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak lembaga pendidikan, tepatnya di SMPN 2 Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran.
Langkah preventif ini diambil menyusul maraknya fenomena pernikahan usia sekolah, terutama yang berujung pada pernikahan di bawah tangan (sirri). Dalam koordinasi tersebut, Penyuluh Agama Islam menekankan pentingnya sinergi untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai:
- Kesehatan Reproduksi Remaja: Memahami kesiapan fisik dan mental sebelum melangkah ke jenjang rumah tangga.
- Dampak Negatif Pernikahan Dini: Menyoroti risiko kesehatan, psikologis, hukum, hingga potensi putus sekolah.
- Edukasi Hukum Formal: Menyadarkan remaja akan pentingnya legalitas pernikahan demi perlindungan hak-hak mereka di masa depan.
2. Pelayanan Kondusif: Dari PTSP hingga Pendampingan Digital
Sementara itu, situasi di dalam Kantor KUA Kecamatan Bantaran terpantau berjalan dengan sangat kondusif. Seluruh lini pelayanan publik bergerak aktif guna memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat.
- Pelayanan PTSP Terpadu: Pengurusan administrasi berjalan tertib, cepat, dan transparan.
- Bimbingan Perkawinan (Bimwin): Para Penyuluh Agama Islam memberikan pembekalan dan penyuluhan intensif kepada para Calon Pengantin (Catin) agar siap mengarungi bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
- Digitalisasi Mandiri: Guna mendukung transformasi digital, staf KUA Bantaran secara telaten mendampingi dan memandu para catin untuk melakukan pendaftaran nikah secara online mandiri langsung melalui smartphone pribadi mereka.
3. Sinergi Tanpa Batas dengan Tokoh Agama Lintas Kecamatan
Tidak hanya berfokus pada pelayanan internal dan edukasi formal, KUA Kecamatan Bantaran juga melebarkan sayapnya dalam aspek sosial-keagamaan. Hari ini, perwakilan KUA melakukan kunjungan silaturahmi kepada tokoh agama lintas kecamatan.
"Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk membangun sinergi tanpa batas. Kami ingin mengepakkan sayap lebih lebar lagi dalam merangkul para tokoh agama, menyamakan persepsi, dan berkolaborasi demi kemaslahatan umat yang lebih luas," ujar salah satu penyuluh di lokasi.
Melalui rangkaian kegiatan yang komprehensif ini, KUA Kecamatan Bantaran membuktikan bahwa institusi keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai pencatat administrasi, melainkan juga sebagai benteng sosial dan motor penggerak kemajuan masyarakat.
#GenerasiMuda #CegahNikahSirri #KUABantaranKeren #PenyuluhBergerak #KemenagBisa #LayananMasyarakat
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran