BANTARAN – Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran menunjukkan komitmen pelayanan prima yang menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat. Dalam satu hari penuh, serangkaian kegiatan penting berhasil dilaksanakan dengan lancar, mulai dari pelayanan administrasi nikah, bimbingan keagamaan, hingga aksi sosial keagamaan di lapangan.
Khidmat, Dua Akad Nikah Dipimpin Langsung Kepala KUA
Suasana haru dan bahagia menyelimuti Aula Nikah KUA Kecamatan Bantaran. Hari itu, aula tersebut menjadi saksi pelaksanaan akad nikah bagi dua pasangan pengantin dalam waktu yang bergantian.
Istimewanya, prosesi sakral pembacaan ijab kabul kedua pasangan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Bapak Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I. Prosesi pernikahan berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.
"Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan momentum sakral ini berjalan sesuai dengan syariat serta regulasi yang berlaku. Alhamdulillah, kedua pasangan hari ini sah menjadi suami istri dalam suasana yang begitu khidmat," ujar Ananto Pratikno setelah memimpin perhelatan tersebut.
Srikandi Penyuluh Kawal Perizinan dan Bimbingan Majelis Ta’lim
Tidak hanya pelayanan nikah, di ruang pelayanan KUA Bantaran tampak hadir sejumlah ibu-ibu dari anggota majelis binaan. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengurus perizinan operasional Majelis Ta’lim yang baru terbentuk.
Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh Srikandi Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran. Sembari membantu proses administrasi perizinan agar berjalan cepat dan sesuai prosedur, sang penyuluh juga memberikan bimbingan dan penyuluhan langsung. Edukasi ini bertujuan agar Majelis Ta'lim yang baru terbentuk dapat berjalan secara terstruktur dan memberikan dampak positif bagi syiar Islam di lingkungan sekitar.
Turba Sore Hari: Wujud Bela Sungkawa dan Dukungan Moral bagi Keluarga Jamaah Haji
Rangkaian kegiatan KUA Bantaran tidak berhenti di dalam kantor. Memasuki waktu sore hari, Tim KUA Bantaran bergerak melakukan kegiatan Turba dalam rangka takziah dan ziarah ke 2 rumah warga yang menjadi jamaah haji yang berpulang di tanah suci. Kunjungan ini ditujukan kepada keluarga jamaah haji asal Kecamatan Bantaran yang dikabarkan wafat di Tanah Suci Mekkah.
Kunjungan emosional ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian, bela sungkawa yang mendalam, sekaligus sarana memberikan dukungan moral (trauma healing) kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan Turba tersebut, Tim KUA Bantaran menyampaikan pesan-pesan penguat hati:
- Mendoakan Almarhum/Almarhumah: Berdoa agar segala amal ibadah haji almarhum/ah diterima dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.
- Penguatan Mental Keluarga: Memberikan motivasi agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini.
Melalui sinergi berbagai program dalam sehari ini, KUA Kecamatan Bantaran membuktikan perilakunya sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang tidak hanya melayani urusan administratif, tetapi juga hadir di tengah suka dan duka masyarakat.
#KUAFilosofi #PelayananMasyarakat #Kemenag #Bantaran #KisahKUA #MajelisTalim
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran