Sabtu, 18 Juli 2026

MENATAP DERU NASIONALISME, MERAWAT SYIAR SAKINAH DI KUA BANTARAN

BANTARAN – Jumat, 17 Juli 2026, menjadi sebuah lembaran hari yang sarat akan makna di lingkungan Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran. Di bawah naungan langit pagi yang cerah, aroma pengabdian kepada bangsa dan pelayanan kepada umat berpadu indah, menciptakan simfoni kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Satu Jiwa dalam Dua Upacara "Gema Hari Koperasi Nasional"

​Pagi itu, langkah kaki para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam bergerak serentak dengan satu tujuan: menunaikan panggilan nasionalisme. Mengenakan pakaian dinas lengkap dengan penuh wibawa, mereka memecah barisan demi memenuhi undangan Upacara Hari Koperasi Nasional yang berlangsung dengan sangat khidmat dan lancar.

​Sebagian dari korps KUA Bantaran melangkahkan kaki menuju pusat kabupaten, bergabung dalam barisan upacara di Halaman Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Probolinggo. Sementara sebagian lainnya, dengan penuh khidmat, berbaris rapat menjaga kehormatan instansi di Halaman Kantor Kecamatan Bantaran. Dua tempat berbeda, namun diikat oleh semangat yang sama: mengokohkan pilar ekonomi bangsa lewat nilai-nilai koperasi yang berkeadilan.

Nadi PTSP: Melayani dengan Hati, Menyapa dengan Nurani

"Pelayanan publik bukanlah sekadar gugur kewajiban, melainkan sebuah jembatan ukhuwah untuk menghadirkan kemudahan bagi setiap hamba-Nya."

​Meskipun sebagian besar personel menghadiri upacara negara, denyut nadi pelayanan di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KUA Kecamatan Bantaran tidak meredup sedikit pun. Dengan memegang teguh komitmen pelayanan yang humanis, petugas yang berjaga tetap menyambut masyarakat dengan senyuman terbaik dan ketulusan hati. Terintegrasi, ramah, dan meneduhkan, begitulah potret KUA Bantaran yang selalu berupaya membumikan nilai-nilai Islam dalam birokrasi.

Dua Ikrar Suci Beruntun di Singgasana Aula Nikah

​Suasana khidmat hari Jumat mencapai puncaknya di Aula Nikah KUA Bantaran. Ruangan yang menjadi saksi bisu turunnya rahmat itu menggelar dua prosesi pernikahan beruntun. Aroma keharuan dan kesakralan menyeruak begitu jabat tangan erat bertaut.

​Akad nikah yang sakral ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bantaran, Bapak Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I. Dengan suara yang berwibawa namun menyejukkan, beliau menuntun para pangeran dunia mengikrarkan mitsaqan ghalizha (perjanjian yang kokoh) di hadapan para saksi dan malaikat yang mengaminkan di langit. Kedua prosesi sakral tersebut berjalan dengan sangat lancar tanpa aral suatu apa pun.

​Lantunan doa terbaik teriring untuk kedua pasang mempelai yang kini telah sah mengarungi bahtera rumah tangga:

“Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair... Semoga Allah SWT melimpahkan berkah-Nya, menyatukan hati kalian dalam kebaikan, serta membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Keluarga yang dipenuhi ketenangan, dirajut dengan cinta, dan dipayungi oleh kasih sayang yang bersumber dari ridha-Nya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.”

​Hari pun beranjak siang, namun jejak pengabdian hari ini telah terukir indah. KUA Kecamatan Bantaran kembali membuktikan bahwa mengabdi kepada negara dan melayani umat adalah dua keping mata uang yang tak terpisahkan dalam meraih keberkahan hidup.

#KUABantaran #KemenagProbolinggo #HariKoperasiNasional #PelayananHumanis #KeluargaSakinah #PenyuluhAgama #PenghuluKeren #SahabatReligi #JumatBerkah #Probolinggo

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran