BANTARAN – Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran menjadi pusat pergerakan kolaboratif yang luar biasa pada Rabu pagi, 8 Juli 2026. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I., di ruang kerja kepala KUA dipadati oleh para tokoh dan penggerak kemaslahatan umat dalam sebuah rapat koordinasi yang hangat dan produktif.
Penyuluh Agama KUA Bantaran bersinergi dan berkolaborasi erat dengan berbagai pihak strategis, di antaranya:
- MWC NU Bantaran
- MWC NU Wonomerto
- Yatim Mandiri
- Penyelia Halal
- Pendamping Produk Halal (PPH)
Membangkitkan Ekonomi Kreatif & Mengawal Karakter Umat
Fokus utama dalam pertemuan lintas sektor ini adalah pemikiran besar mengenai Pembentukan Kampung Mandiri UMKM di Kecamatan Bantaran. Program ini digagas khusus untuk membangkitkan produk lokal serta mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat pasca-pandemi dan tantangan zaman.
Tidak hanya sektor ekonomi, pertemuan subuh menjelang siang tersebut juga merumuskan serangkaian program kerja sosial-keagamaan yang komprehensif, antara lain:
- Pendidikan & Karakter: Rencana pembentukan Sanggar Al-Qur'an, Program Sanggar Belajar Genius, Program Sanggar Yatim, Olimpiade Yatim, Program Bantuan Pendidikan, serta Safari Cerita Pembentukan Karakter.
- Sosial & Kemanusiaan: Kolaborasi kegiatan sosial dan Program Santunan Anak Yatim.
- Edukasi & Hukum Keluarga: Sosialisasi pencegahan pernikahan sirri dan pernikahan dini, serta agenda Bahtsul Masa'il khusus membahas dampak hukum pernikahan sirri.
- Sains Keagamaan: Sosialisasi pelaksanaan Rasdul Qiblat (kalibrasi arah kiblat) yang diproyeksikan pada tanggal 15 dan 16 Juli 2026 mendatang.
Pelayanan Terpadu: Dari Kehidmatan Akad hingga Edukasi Humanis
Di saat yang sama, denyut nadi Pelayanan Terpadu di KUA Kecamatan Bantaran juga berjalan dengan sangat dinamis dan menyentuh hati masyarakat.
Akad Nikah yang Khidmat
Kebahagiaan terpancar dari ruang nikah saat Bapak Kepala KUA, Ananto Pratikno, memimpin langsung prosesi pernikahan salah satu pasang calon pengantin. Suasana sakral dan khidmat menyelimuti jalannya ikrar suci tersebut. Selain itu, petugas KUA dengan sigap memberikan pengarahan mendalam mengenai tata cara pendaftaran nikah secara online.
Sentuhan Jiwa dalam Pelayanan Dispensasi
Sisi menarik terlihat pada ruang konsultasi. Saat memberikan penjelasan terkait pengurusan surat keterangan dispensasi nikah, Penyuluh Agama KUA Bantaran menyampaikannya secara sangat humanis. Menggunakan bahasa yang religius namun puitis, penjelasan alur birokrasi yang rumit berubah menjadi untaian nasihat yang menyejukkan hati, dikemas penuh kehangatan, sehingga menenangkan masyarakat yang sedang berkonsultasi.
Seluruh rangkaian kegiatan dinamis di KUA Kecamatan Bantaran pada hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses besar. Sinergi ini membuktikan bahwa KUA bukan sekadar tempat mencatat pernikahan, melainkan episentrum perubahan sosial, ekonomi, dan spiritual bagi masyarakat Bantaran.
#KUABantaran #KementerianAgama #SahabatReligi #UMKMBantaran #SinergiUmat #PelayananPrima #RasdulQiblat
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran