Rabu, 05 Agustus 2026

Simfoni Pengabdian Tanpa Henti ◇◇Dari Integritas MAHAR hingga Sentuhan Hati di Tengah Umat◇◇


BANTARAN, [05 Agustus 2026] – Hari ini, Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran berdenyut lebih cepat dari biasanya. Sebuah hari yang "padat merayap", di mana setiap detiknya diisi dengan makna, tanggung jawab, dan ketulusan. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah orkestra pengabdian yang harmonis, dimulai dari ruang rapat hingga ke pelosok rumah warga di malam hari.


Pagi dibuka dengan Sidang Pegawai yang dipimpin langsung oleh Bapak Kepala KUA, Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I. Dalam forum tersebut, beliau meluncurkan dan memperkuat komitmen terhadap program MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi). Dengan nada tegas namun menyejukkan, Beliau menekankan bahwa integritas adalah harga mati. "Jauhi gratifikasi demi kenyamanan bersama," pesan Beliau. Bagi KUA Bantaran, tangan yang bersih dari suap adalah kunci agar hati tetap jernih dalam melayani umat dan rezeki yang diperoleh menjadi berkah.


Sementara roda administrasi berputar, rohani calon pengantin juga diberi bekal. Para Penyuluh Agama Islam dan penghulu melaksanakan bimbingan khusus bagi pasangan calon pengantin dari Desa Besuk. Dengan tema "Keberkahan Suatu Rumah Berawal dari Kejujuran yang Mendasar", para penyuluh menggugah kesadaran bahwa fondasi rumah tangga sakinah bukan hanya pada kemewahan pesta, tetapi pada transparansi dan kejujuran antar pasangan serta keluarga. 

Nasehat ini disambut dengan antusias, menyadarkan mereka bahwa menikah adalah ibadah yang membutuhkan kelurusan niat.


Di Aula Nikah KUA Kecamatan Bantaran, suasana berubah menjadi hening dan sakral. Bapak Kepala KUA kembali memimpin langsung prosesi Akad Nikah sepasang mempelai. Dengan suara lantang penuh wibawa, ijab qabul dilafalkan hingga sah tersempurnakan. Prosesi berjalan khidmat dan lancar, menjadi saksi bisu penyatuan dua jiwa dalam ikatan suci yang diridhai Allah SWT. Kehadiran pemimpin langsung di momen ini memberikan kesan mendalam bahwa negara hadir untuk memberkati setiap langkah baru umatnya.


Tak kalah sibuk, layanan di PTSP berlangsung dengan nuansa humanis yang kental. Mulai dari pendaftaran nikah, pengurusan dispensasi hingga konsultasi teknis pendaftaran nikah online, semua dilayani dengan kesabaran tingkat tinggi. Staf KUA membimbing masyarakat yang gagap teknologi hingga mereka benar-benar bisa dan paham. Tidak ada wajah masam, hanya senyuman tulus yang meluluhkan keraguan para pemohon.


Memasuki sore hari, semangat program MAHAR kembali digaungkan secara praktis. Seluruh pegawai KUA Bantaran dengan sigap menjelaskan dan menerapkan sistem bebas gratifikasi kepada setiap calon pengantin yang mendaftar. Penjelasan ini disampaikan dengan rasa syukur dan bahasa yang persuasif, sehingga masyarakat memahami bahwa pelayanan prima tidak perlu dibeli dengan uang lebih. Respons masyarakat sangat positif dimana mereka merasa dihargai dan dilayani dengan adil.


Namun, pengabdian tidak berhenti saat pintu kantor ditutup. Di malam hari, ketika sebagian orang beristirahat, seorang Penyuluh Agama Islam masih berkelana. Beliau datang langsung ke rumah Ketua Majelis Ta’lim untuk melayani konsultasi persyaratan pengajuan SKT (Surat Keterangan Terdaftar). Kunjungan door to door ini membuktikan bahwa KUA Bantaran tidak mengenal batas waktu dan tempat dalam membantu kemudahan urusan keagamaan umat.

Hari ini, KUA Kecamatan Bantaran telah menorehkan jejak emas dimana integritas yang teguh, pelayanan yang sabar, dan dedikasi yang tak kenal lelah dilakukan dengan prinsip amanah, ramah, humanis, dan akuntabel.

Semoga setiap tetes keringat, setiap nasihat kejujuran, dan setiap langkah kaki di malam hari menjadi amal jariyah yang tak terputus. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan atas ikhtiar kami dalam membangun peradaban umat yang lebih baik.

“Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. At-Talaq: 4)

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. 🤲✨

#KUA_Bantaran #MAHAR #PelayananHumanis #IntegritasPNS #NikahSakinah #DakwahTanpaBatas #Amanah #KemenagRI #BantaranReligi

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran