Rabu, 10 Juni 2026

Memetik Keberkahan Pelayanan: KUA Bantaran Gaungkan Syiar Halal Hingga Penguatan Sakinah di Masyarakat

BANTARAN“Man jadda wajada” (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil). Semangat inilah yang terpancar jelas dari seluruh jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran pada hari ini, Kamis, 4 Juni 2026. Di bawah rida Allah SWT, KUA Bantaran sukses menuntaskan beragam pelayanan masyarakat secara amanah, benar, dan terarah, demi kemaslahatan umat.

​Rangkaian khidmat ini diawali sejak pagi hari. Bagaikan pepatah, “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,” para Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) dan segenap Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran bergerak aktif menebar manfaat ke tengah masyarakat. Mereka turun langsung melakukan pendampingan Produk Halal dalam giat inspeksi di Pasar Leces.

​Langkah nyata ini diambil untuk menggaungkan kewajiban Sertifikasi Halal yang akan diberlakukan penuh pada Oktober 2026 mendatang. Dengan penuh kesantunan, para penyuluh menjelaskan kepada para pedagang, “Mumpung gratis, mari daftar langsung sekarang.” Sembari menyebarkan brosur tata cara pendaftaran, mereka mengajak pedagang menjemput rezeki yang tidak hanya banyak, tetapi juga thayyib (baik) dan berkah.

​Gema Sakinah di Aula Nikah

​Sementara itu, suasana khidmat dan bahagia menyelimuti area kantor KUA Kecamatan Bantaran. Allah SWT menakdirkan hari ini sebagai hari yang penuh berkah bagi tiga pasang kekasih Allah. 

Sebanyak tiga pernikahan sukses dilaksanakan dalam sehari, di mana seluruh prosesi akad nikah berlangsung dengan lancar di Aula Nikah KUA Kecamatan Bantaran.

“Pernikahan adalah penyempurna separuh agama.” Melalui fasilitas aula nikah yang representatif, KUA Bantaran memastikan momen sakral tersebut berjalan sesuai tuntunan syariat Islam dan regulasi negara.

​Rapat Koordinasi Sore: Membenteng Ummat dari Kemudaratan

​Menjelang sore hari, KUA Bantaran tidak mengendurkan semangatnya. Kepala KUA Kecamatan Bantaran, Bapak Ananto Pratikno, S.Ag., M.Pd.I., menggelar rapat koordinasi bersama para Modin se-Kecamatan Bantaran. Rapat ini bertujuan mulia: meningkatkan mutu pelayanan pernikahan sekaligus membentengi umat dari berbagai kemudaratan sosial.

“Pencegahan terhadap kerusakan harus didahulukan daripada pengambilan kemaslahatan” (Kaidah Fikih: Dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih).

​Dalam arahannya, Kepala KUA menekankan pentingnya sinergi para Modin untuk meminimalisir dan memitigasi:

  • ​Permintaan dispensasi nikah yang tidak mendesak.
  • ​Praktik nikah siri di bawah umur yang merugikan masa depan generasi muda.
  • ​Praktik kecurangan manipulasi usia pengantin.
  • ​Ketidakakuratan penentuan wali nikah yang wajib sesuai dengan nasab ayah kandung.

​Bapak Ananto Pratikno mengingatkan bahwa kebenaran nasab adalah fondasi sahnya pernikahan dalam Islam. Oleh karena itu, ketelitian adalah harga mati.

​Alhamdulillah, seluruh rangkaian pelayanan KUA Kecamatan Bantaran pada hari ini berjalan dengan lancar, tertib, dan terarah. Semoga segala ikhtiar ini dicatat sebagai amal jariah dan membawa keberkahan yang melimpah bagi seluruh masyarakat Kecamatan Bantaran. Amin Ya Rabbal 'Alamin.

​#PernikahanBerkah #KUAKecamatanBantaran #TertibAdministrasi #KeluargaSakinah #SinergiModin

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran