BANTARAN, 07 Agustus 2026 – Memasuki hari ketujuh bulan Agustus 2026, Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran menyambut pagi dengan energi positif yang memancar dari lingkungan kerja yang asri. Kegiatan Gema ASRI (Asri, Sehat, Rapi, Indah) menjadi pembuka hari yang menyegarkan. Para punggawa KUA, mulai dari Kepala KUA hingga staf administrasi, turun tangan bahu-membahu membersihkan halaman, merapikan taman, dan menyapu lorong-lorong kantor.
Semangat gotong royong ini bukan sekadar menjaga kebersihan fisik, melainkan bentuk tazkiyatul qalb (penyucian hati) bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan lingkungan yang nyaman akan melahirkan pelayanan yang tulus dan menyenangkan.
Di tengah kesegaran udara pagi, Aula Baru KUA Kecamatan Bantaran berubah menjadi ruang suci yang dipenuhi aura keberkahan. Hari ini, dua pasang calon pengantin dari Desa Legundi dan Desa Besuk mengikat janji suci dalam satu momentum yang istimewa. Kedua prosesi akad nikah tersebut dipimpin langsung oleh Penghulu KUA Kecamatan Bantaran, Muhammad Adlal Waro, S.H.
Sebelum ijab qabul dilafalkan, Bapak Penghulu membawakan Khutbatul Hajah dengan suara lantang nan syahdu. Khutbah ini tidak hanya menjadi syarat sah pernikahan, tetapi juga nasihat spiritual yang mendalam tentang tanggung jawab suami-istri di hadapan Allah SWT. Suasana hening seketika menyelimuti aula, setiap hadirin terdiam, meresapi makna sakral dari penyatuan dua jiwa. Detik-detik ijab qabul berlangsung dengan khidmat, membawa suasana suka cita yang tertahan dalam keheningan rasa haru. Doa "Barakallahu lakuma" bergema, mengantarkan harapan agar kedua pasangan ini samawa (sakinah, mawaddah, wa rahmah) hingga akhirnya bertemu kembali di Jannah-Nya. 🤲✨
Sementara roda pernikahan berputar, roda pendidikan juga tidak berhenti. Di ruang kerja, para Pengawas Sekolah yang bertugas di lingkungan KUA tetap stand by, namun fokus mereka terbagi dengan mulia. Mereka secara intensif membina guru-guru di tempat didiknya melalui platform online. Tujuannya jelas yaitu mensukseskan penerapan Kurikulum Baru di tahun ajaran baru ini. Dengan disiplin waktu yang tinggi, mereka memastikan setiap pendidik siap menghadapi tantangan pembelajaran modern, membuktikan bahwa pengabdian ASN Kemenag mencakup aspek pendidikan yang vital bagi masa depan bangsa.
Di sisi lain, layanan di PTSP dan area pra-akad berjalan mulus tanpa hambatan. Masyarakat datang dengan berbagai kebutuhan, ada yang mendaftar nikah, ada yang mengurus kelengkapan persyaratan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Majelis Ta’lim, hingga para calon pengantin yang menerima Bimbingan Perkawinan (Binwin/Bingluh) dari Penyuluh Agama Islam sebelum masuk ke ruang akad. Semua dilayani dengan senyuman, kecepatan, dan ketepatan informasi.
Seluruh rangkaian kegiatan hari ini, dari bersih-bersih hingga akad nikah, dilaksanakan dengan berpedoman teguh pada sistem MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi). Ini adalah komitmen kami bahwa setiap keringat yang menetes, setiap nasihat yang diberikan, dan setiap dokumen yang diproses adalah murni amanah negara dan ibadah kepada Allah, bebas dari segala bentuk pungli atau hadiah terselubung.
Semoga KUA Kecamatan Bantaran senantiasa menjadi rumah yang kondusif, tempat di mana umat merasa damai, dilayani dengan hormat, dan dibimbing menuju kebaikan. Semoga Allah SWT menerima amal usaha kami hari ini sebagai amal shaleh yang tak terputus.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bagi mereka pahala yang besar.” (QS. Al-Kahfi: 30)
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. 🌿🕌
#KUA_Bantaran #GemaASRI #AkadNikah #MAHAR #PelayananPrima #PengawasSekolah #KurikulumBaru #Probolinggo #KemenagRI #Lillah
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran